Sebagai anak bangsa, kita akan menang setelah berbagai rintangan, cobaan, tantangan yang kita hadapi. Tetapi kapan kemenangan itu akan kita dapatkan ?, Kemenangan itu akan kita dapatkan di balik perjuangan dan kelelahan yang sudah di lakukan, dari keringat yang keluar, darah, air mata yang menetes, sedangkan di balik kepayahan yaitu dengan berpikir, serta tubuh yang membanting tulang untuk bekerja.
Kita harus bercita-cita yang tinggi, berkemauan, berpikir dan berusaha mempersatukan kedua kepentingan itu, tujuan kita ialah kebahagiaan bagi bangsa dan negerinya, dengan keimanan terhadap tuhan yang maha esa.
Dan setelaha itu kita berbahagia seluruh dunia, lahir batin, beragama, materi, jasmani dan ruhani, berpendirian, berpengetahuan, dan kemanusiaan. Kita harus menciptakan pribadi yang bermanfaat dan berguna bukan menjadi pribadi kebendaan yang justru menetap kecuali di gerakkan dengan benda lain, ataupun justru kita tidak peduli dengan orang lain.
Dan juga bukan pribadi yang menundukkan wajah kepada orang lain, apalagi kita di suruh-suruh dengan satu telunjuk atas perintah orang lain yang semena-mena, tetapi kita ingin menjadi pribadi yang merdeka.
Pribadi itu seperti mobil, mobil itu tidak bisa berjalan apabila mesin-mesinnya sudah tidak berfungsi, mesin itu bagaimana dinamo, dan bagusnya dinamo, tidak akan bisa berjalan mobil itu.
ketika mobilnya belum di isikan bensin,
apabila bahan bahan tersebut sudah siap di gunakan agar mobil bisa berjalan, ettss.. Akan tetapi syarat yang tadi itu harus juga di jalankan oleh supir yang sudah ahlinya, serta jalan raya yang bagus keras dan licin untuk ban mobilnya.
Maka kemungkinan besar mobil yang di jalankan akan berjalan dengan aman.
Maka sama ketika manusia itu bagaikan mobil itu, misalnya Mesin bagus litu perumpamaan dari persiapan, bensin itu bagaikan kemauan, sedangkan supir bagaikan sebuah kepercayaan kepada diri sendiri, dan jalan raya yang bagus dan licin itu bagaikan pengharapan yang kita tuju.
Kita ketahui bahwa manusia lahir ke bumi itu tidak membawa apa-apa ya kan, tetapi karena adanya perjalanan hidup, maka dengan sendirinya timbullah tingkat kehidupan, tinggi rendahnya, ada yang banyak diketahui oleh orang lain (dikenal), dan ada juga yang tidak di kenal oleh orang lain.
Maka itu semua akan di perlihatkan apa yang telah di lakukan dan diperjuangkannya oleh seseorang, sampai kepada suatu ketentuan hidup menurut ukuran kekuatan dan kesanggupan. Tidak ada seseorang itu langsung tiba-tiba ada di suatu tempat pasti ada sebuah proses dalam hidupnya.
Karena itu setiap manusia pasti mempunyai tujuan yang harus di jalaninya sepanjang tubuh dan sepanjang itulah bayangannya, dan bersyukur juga ketika tuhan yang maha menciptakan memberikan perasaan rela menerima segala hal mencakup setiap gerak langkah kehidupan kita.
Sekian dan terimakasih...
Www.GanasBerkemajuan.com
GANASBERKEMAJUAN.COM
Salam juang - salam kaum intelektual
Comments
Post a Comment