Skip to main content

Featured

Haruskah hidup dengan sikap yang berani untuk menjelajahi dunia ini ?...

Oleh : Abdul Rouf GANASBERKEMAJUAN-  Pribadi yang besar dan hebat tentu tidak akan sama dengan pribadi orang biasa, orang yang hidup dekat mereka, akan dapat terlihat sisi kelemahannya dan kekurangannya. Karena itu orang yang memaksa tunduk kepadanya, bukanlah dia ataupun orang lain. Orang tunduk terhadanya yaitu karena naluri. Hal yang seperti itu akan dijumpai dalam diri orang yang berani, namun yang harus digaris bawahi orang yang berani bukan saja yang berani berperang dalam medan pertempuran, tetapi berani menghadapi persoalan yang sulit dalam menjalani hidup. Dia sekali-kali tidak takut dengan kegalauan dan rasa kecemasan, tidak ragu-ragu dalam persoalan yang sulit bagi orang lain itulah orang besar. Mungkin dalam pandangan orang lain ada pekerjaan yang besar, namun menurutnya pekerjaan yang wajib dia dikerjakan. Walaupun kita bukan seorang pahlawan yang berperang di medan pertempuran, walaupun di leher dan bahu baju kita tidak ada tanda-tanda atri...

mahasiswa sebagai pemikir dan pekerja dalam kehidupan pengabdiannya terhadap masyarakat setempat.

Pribadi bangsa.....
Kita ketahui bahwa setiap manusia apalagi sebagai anak bangsa yang akan menggantikan generasi yang sebelumnya ,tentu harus di persiapkan dari sekarang terlepas latar belakangnya seperti apa maka dari itu kita harus memahami bahwa anak bangsa harus mempunyai pola dalam hidup mau kemana gerak langkah kita bahkan menurut prof.dr Hamka dalam bukunya pribadi hebat mengatakan :
Pribadi yang membuat sejarah dalam suatu negara ada 2 macam pribadi pemikir dan pribadi pekerja dapat dikatakan orang yang meneorikan dan orang yang mempraktekkan .
Karena itu dalam hidup manusia diantara berpikir dan bekerja sehingga timbullah pertanyaan manakah yang lebih utama ?... Jawabannya jelas bahwa keduaduanya utama dan mulia ,karena memang dalam pikiran manusia tidak hanya memikirkan sesuatu atau adanya ide dan gagasan baru tanpa ada yang mengerjakan pikiran itu ,maka tidak ada gunanya sehingga memang mau tidak mau harus di lakukan keduanya antara pemikir dan pekerja .suatu pikiran dapat tercipta dalam kejadian nyata jika dikerjakan atau ada yang mengerjakan pikiran itu.begitupun sama bekerja pun tidak akan beres dan hasil yang memuaskan jika tidak di pikirkan terlebih dahulu .kita coba memperumpamakan pembuatan meja dan kursi secara sederhana .pasti di situ ada yang berpikir membuat ide supaya meja dan kursinya enak dilihat enak di pakai dan yang lainnya ,dan tentu pula ada yang mengerjakan ide itu sehingga yang kita lihat bahwa kursi di duduki hampir setiap manusia memakainya bukan.maka dari itu ilmu pengetahuan menjadi kekuatan besar bagi suatu bangsa ,dari dulu gitu ,sekarang pun begitu apalagi kita akan menyambut begitu canggihnya teknologi yang akan memudahkan meraihnya ilmu pengetahuan.
Akan tetapi,yang harus kita pahami bersama sebagai pribadi bangsa supaya adanya kekuatan harus dialirkan ke pekerjaan dalam pikiran itu.sehingga tidak terjadinya pengetahuan ataupun ilmu hanya diketahui oleh orang yang sudah mengetahui,tetapi harus juga diketahui oleh orang yang belum mengetahui.

Salam juang,salam bijak untuk ganas Berkemajuan.....
"Bebanmu akan berat jiwamu harus kuat.tetapi aku percaya langkahmu akan jaya kuatkan pribadimu " [ Buya Hamka ].

Comments