Skip to main content

Featured

Haruskah hidup dengan sikap yang berani untuk menjelajahi dunia ini ?...

Oleh : Abdul Rouf GANASBERKEMAJUAN-  Pribadi yang besar dan hebat tentu tidak akan sama dengan pribadi orang biasa, orang yang hidup dekat mereka, akan dapat terlihat sisi kelemahannya dan kekurangannya. Karena itu orang yang memaksa tunduk kepadanya, bukanlah dia ataupun orang lain. Orang tunduk terhadanya yaitu karena naluri. Hal yang seperti itu akan dijumpai dalam diri orang yang berani, namun yang harus digaris bawahi orang yang berani bukan saja yang berani berperang dalam medan pertempuran, tetapi berani menghadapi persoalan yang sulit dalam menjalani hidup. Dia sekali-kali tidak takut dengan kegalauan dan rasa kecemasan, tidak ragu-ragu dalam persoalan yang sulit bagi orang lain itulah orang besar. Mungkin dalam pandangan orang lain ada pekerjaan yang besar, namun menurutnya pekerjaan yang wajib dia dikerjakan. Walaupun kita bukan seorang pahlawan yang berperang di medan pertempuran, walaupun di leher dan bahu baju kita tidak ada tanda-tanda atri...

Sikap yang Bijaksana.

www.ganasberkemajuan.com
Oleh : Roufd Gimbal


GANASBERKEMAJUAN.COM,-Hikmat bijaksana ialah pondasi yang kuat untuk kemajuan pribadi. Tumbuhnya kebijaksanaan adalah dengan adanya ilmu, keteguhan hati, serta meletakkan sesuatu pada tempatnya. 

     Orang yang bijaksana tepat pendapatnya, mempunyai pandangan yang luas. Ia bisa memilih mana yang baik dan mana yang buruk, dan dapat memilih mana yang harus di kerjakan dan mana yang harus tidak di kerjakan, ia pun kenal tempat dan kenal waktu untuk bisa menyesuaikan, ia tidak akan memasukkan pengaruh hawa nafsunya masuk ke lubang keputusasaan. Dan tidak juga ada udang di balik batu :D.

     Hikmat kebijaksanaan adalah sebuah anugerah istimewa dari yang maha pencipta yaitu Alloh Swt kepada hamba-Nya, 
Alloh yang maha mulia akan memberikan hikmat kepada siapa saja yang dikehendaki.

     Bijaksana adalah sendi kehidupan yang utama dalan meneggakkan pribadi yang mempunyai kualitas diri tinggi. Dari sanalah timbulnya ahklak sebagai sendi keutamaan hidup.

     Kalau kita membaca sejarah para filsuf terkemuka dan ahli budi membicarakan panjang lebar sejak manusia pandai berpikir tentang kebijaksanaan ini, apabila hikmat tidak ada dalam diri manusia, maka pendirian akan goyah pandangan sempit, dan akhirnya hilanglah nilai pribadi, maka di pastikan tidak akan tentu arah hendak kemana menjalani kehidupan ini, marilah kita perbaiki sama-sama.

     Dan paling banyak yang merusak kebijaksanaan ialah sifat kasar, cepat marah, sombong, dengki, pembenci, bahkan tidak menghargai orang lain, dalam pendiriannya merasa dirinya yang paling benar.

Bahkan Buya Hamka memberikan cara-cara untuk mempunyai sikap bijaksana diantaranya :
- Bersiap dan tidak terburu-buru
- Ilmu dan pengalaman
- cerdik cendikia
- teguh dan tetap hati-hati
Dan di bawah ini tantangan untuk bersikap bijaksana :
- Terburu-buru
- Terlalu panjang berpikir
- kurangnya ilmu dan pengalaman
- Salah berpikir (pikiran tidak teratur)

Maka untuk terciptanya manusia yang unggul ingatlah pembicaraan dari Bung Hatta " Kurang cerdas dapat diperbaiki dengan belajar, kurang cakap dapat dihilangkan dengan pengalaman, namun tidak jujur, itu sulit untuk diperbaiki".
Salam juang salam kaum intelektual.
Sekian dan terimakasih....


Www.GANASBERKEMAJUAN.COM
GANASBERKEMAJUAN.COM
Salam juang - salam kaum intelektual



Silahkan Komentar yang baikbaik di bawah ini atau bisa mengajukan pertanyaan :

Comments