Skip to main content

Featured

Haruskah hidup dengan sikap yang berani untuk menjelajahi dunia ini ?...

Oleh : Abdul Rouf GANASBERKEMAJUAN-  Pribadi yang besar dan hebat tentu tidak akan sama dengan pribadi orang biasa, orang yang hidup dekat mereka, akan dapat terlihat sisi kelemahannya dan kekurangannya. Karena itu orang yang memaksa tunduk kepadanya, bukanlah dia ataupun orang lain. Orang tunduk terhadanya yaitu karena naluri. Hal yang seperti itu akan dijumpai dalam diri orang yang berani, namun yang harus digaris bawahi orang yang berani bukan saja yang berani berperang dalam medan pertempuran, tetapi berani menghadapi persoalan yang sulit dalam menjalani hidup. Dia sekali-kali tidak takut dengan kegalauan dan rasa kecemasan, tidak ragu-ragu dalam persoalan yang sulit bagi orang lain itulah orang besar. Mungkin dalam pandangan orang lain ada pekerjaan yang besar, namun menurutnya pekerjaan yang wajib dia dikerjakan. Walaupun kita bukan seorang pahlawan yang berperang di medan pertempuran, walaupun di leher dan bahu baju kita tidak ada tanda-tanda atri...

Benarkah Pendidik Berkewajiban Membangkitkan semangat kepada anak yang dididiknya?...


By : Abdul Rouf

GANASBERKEMAJUAN.COM- Kita semua tau dan pasti pernah merasakan ketika situasi sedang semangatnya dalam perjuangan hal apapun yang sedang di kerjakannya, semangatnya sampai berapi-api ialah bagian dari sikap berani. Yang timbul karena dorongan percaya terhadap kekuatan yang ada pada dirinya.

      Tetapi semangat yang membara itu tanpa ada ilmu pengetahuan, tentang apa yang akan dikerjakannya maka tidak akan berhasil. Sehingga di sini perlu adanya penguatan diri antara jiwa dan pikirannya untuk menguatkan semangatnya dan pikirannya supaya seimbang.

      Sebab semangat yang membara itu sampai berapi-api tidak akan cukup, jangan sampai berjalan tanpa ada bekal yang di bawa untuk menelusuri setiap gerak langkah perjuangan hidup. Ialah kekuatan kepercayaan diri, ilmu pengetahuan, dan akal pikiran yang cemerlang.

      Benarlah apa yang di katakan oleh 
(Buya Hamka), "jika orang bersemangat dan memiliki cukup ilmu tentang apa yang dikerjakan. Meskipun angan-angan setinggi langit, rancangan yang panjang, dilukiskan di atas kertas luas dengan bagan, apalah artinya jika semangatnya tidak ada". 

      Seorang pendidik itu berkewajiban untuk membangkitkan rasa semangat kepada setiap anak yang sedang dididiknya, karena anak-anak itu harus di gembirakan dan jangan di patahkan awal pertumbuhannya, setiap hal apapun yang dia kerjakan dengan sikap yang gembira sambut dan bimbinglah agar berkemajuan pribadinya.

Kita dengar perkataan dari Emmerson " Dengan tidak bersemangat, tidak ada pekerjaan besar yang dapat diciptakan". Mempunyai semangat yang besar berarti sedang melakukan pencapaian cita-cita yang besar untuk di ciptakannya.

      Semangat tidak pernah mengenal usia sebenarnya, baik pemuda maupun para orang tua, meski kita ketahui sudah terkenalnya bahwa pemudalah yang memulai agen perubahan dan pemuda pulalah yang akan meneruskan generasi yang akan datang, dan juga menyelesaikan tugas yang belum di laksanakan.

      Namun yang harus diingat pemuda yang manakah itu ? Yaitu pemuda yang jiwanya bergetar untuk melakukan gerakan perubahan, senantiasa gelisah mencari yang lebih baik.
Maka kita dengar apa yang di katakan oleh (Raden Tumenggung suryo)" Hidup adalah untuk bekerja dan berjuang dengan penuh semangat apa pun pangkatnya".

Sekian dan terima kasih semoga bermanfaat...


Comments